Kenali 5 Tahap Pertumbuhan Payudara & Cara Tepat Memilih Bra

Pertumbuhan payudara merupakan salah satu ciri pubertas pada wanita. Pertumbuhan seksual sekunder pada wanita biasanya terjadi ketika usia 8-13 tahun, saat ovarium mulai memproduksi hormon estrogen yang membuat jaringan payudara mulai tumbuh, lemak bertambah, dan mulai terbentuk saluran ASI, oleh sebab itu ukuran payudara pun bertambah besar. 

Fase Pertumbuhan Payudara Pada Perempuan 

Bukan hanya tinggi badan saja yang memiliki batas untuk tumbuh, ternyata payudara juga memiliki fase pertumbuhan dan akan berhenti di usia tertentu. Buat kamu yang penasaran, ini dia 5 fase pertumbuhan payudara pada perempuan: 

  • Fase 1: payudara tidak ada pertumbuhan yang spesifik dan puting belum menonjol, fase ini terjadi sebelum masa pubertas atau saat anak-anak. 
  • Fase 2: saat masuk masa pubertas muncul tunas, puting dan areola mulai melebar. 
  • Fase 3: saat wanita mendapatkan haid pertamanya (menarche) payudara semakin membesar dan terkadang disertai rasa nyeri apabila tersentuh. 
  • Fase 4: ukuran payudara menjadi lebih besar dan menggunung sehingga payudara harus ditopang menggunakan bra/BH.
  • Fase 5: bentuk payudara membulat dengan puting terangkat. Bentuk ini akan terus bertahan sampai anak dewasa. 

Pencapaian tahapan pertumbuhan payudara di atas berbeda-beda setiap anak perempuan. Tidak ada acuan baku kapan anak akan mulai memasuki tahap pertamanya dan usia berapa payudara akan berakhir tumbuh. Terkadang ada anak perempuan usia 15 tahun yang baru memasuki fase kedua dan ada pula yang sudah masuk ke fase ke lima. 

Perbedaan ini dipengaruhi banyak faktor seperti gizi, genetik, stimulan yang diberikan atau si anak menderita kelainan seperti kelenjar tiroid atau kelenjar getah bening. Pertumbuhan payudara bisa terus berlangsung sampai usia 18-20 tahun. Besar kecilnya payudara tidak bisa menggambarkan langsung soal fungsinya. 

Oleh sebab itu rawat payudara kamu sebaik mungkin dengan rutin berolahraga, menjaga pola makan, sering mengganti bra, menggunakan bra yang sesuai, rajin merawat payudara dengan mandi dan membersihkannya, atau melakukan pijatan lembut. 

Cara Memilih Bra yang Sesuai dengan Payudara 

Bra sebagai penopang payudara memiliki fungsi lain yaitu untuk meningkatkan penampilan. Meski begitu memilih bra tidak boleh asal, harus sesuai dengan ukuran dan bentuk payudara yang kamu miliki, karena jika salah memilih payudara bukannya mendapat manfaat justru bisa mendatangkan masalah kesehatan. 

Untuk itu pelajari hal berikut ini sebelum memutuskan membeli bra. Mengukur bra yang sesuai dengan payudara bisa dilakukan dengan 3 cara, yaitu: 

  • Lingkar dada 

Cara mengukurnya adalah menggunakan meteran kain, lingkarkan di payudara memutar melewati punggung hingga sampai ke titik awal, titik lingkar sebaiknya dari bagian payudara yang paling menonjol yaitu puting. 

  • Lingkar torso 

Selanjutnya adalah mengukur lingkar torso atau lingkar sekeliling di bawah payudara. Lingkarkan meteran di bawah dada kamu kemudian memutar ke punggung sampai ke titik awal. 

  • Mengukur cup bra (volume payudara) 

Terakhir adalah menentukan besar cup bra yang dibutuhkan. Caranya ukur titik tertinggi payudara kemudian gunakan rumus tinggi payudara – lingkar torso + 2 cm. 

Selain ukuran ternyata bra juga dipengaruhi dengan bentuk payudara. Banyak yang tidak tahu jika ternyata payudara memiliki bermacam macam bentuk, seperti berikut: 

  • Side set 

Ciri khas dari payudara ini adalah memiliki ruang yang cukup besar di bagian tengah, jenis bra yang cocok adalah plunge bra karena bisa menarik payudara ke tengah. 

  • Bundar 

Payudara ini memiliki bentuk yang setara atas bawah samping sehingga terlihat bundar, perempuan yang memiliki payudara ini biasanya tidak membutuhkan bra khusus. Tapi kamu bisa memilih untuk menggunakan bra yang sedikit longgar. 

  • Asimetris 

Bentuk payudara satu ini membuat ukuran payudara berbeda antara kanan dan kiri, namun perbedaannya tidak terlalu jauh. Bra dengan fitur padding yang bisa dilepas bukan pilihan yang buruk. 

  • Slender 

Payudara ini memiliki bentuk ramping, bra yang cocok adalah yang memiliki bantalan untuk membuat tampilan payudara kamu terlihat lebih penuh. 

Pertumbuhan payudara pada wanita berlangsung bertahap mulai fase 1 sampai ke fase 5. Setelah fase 5 selesai berarti tahap perkembangan payudara juga berhenti. Pilih bra yang sesuai supaya nyaman digunakan dan mendapatkan manfaatnya.

Stres Saat Kerja? Bisa Jadi Burnout Syndrome!

Stres sering terjadi saat bekerja. Tugas dari atasan yang menumpuk dan rapat dengan klien yang tak berujung membuatmu merasa kewalahan. Apalagi jika kamu harus menempuh perjalanan jauh untuk sampai ke kantor. Rasanya, kepala akan pecah dan tubuhmu sakit semua.

Hati-hati, jangan membiarkan stres karena pekerjaan. Sebab, bisa jadi itu adalah burnout syndrome. Apa itu burnout syndrome? Kamu bisa mencari tahu lewat artikel di bawah ini.

Apa Itu Burnout Syndrome?

Burnout syndrome adalah istilah psikologi untuk stres yang diakibatkan oleh pekerjaan. Burnout syndrome bisa terjadi kalau kamu terlalu lelah bekerja dan tidak menjaga tubuh tetap sehat.

Menurut WHO, istilah burnout syndrome digunakan khusus dalam konteks pekerjaan. Stres lain yang tidak disebabkan oleh pekerjaan tidak bisa disebut sindrom burnout.

Gejala Burnout Syndrome

Secara garis besar, gejala burnout syndrome bisa dikategorikan menjadi 3, yaitu:

  • Merasa kelelahan, mengantuk, dan tidak semangat setiap hari.
  • Produktivitas dan kinerja kerja menurun.
  • Merasa pekerjaan tidak lagi menyenangkan atau tidak lagi sanggup dikerjakan.
  • Menyalahkan diri sendiri ketika tidak mampu menyelesaikan pekerjaan.
  • Sering merasa tidak sabar dengan rekan kerja atau klien.
  • Mengalami perubahan nafsu makan atau kebiasaan tidur.
  • Sering mengalami sakit kepala atau sakit perut.
  • Lebih sering sakit.
  • Merasa kesepian.
  • Menunda-nunda pekerjaan.
  • Mengabaikan tanggung jawab.

Cara Menangani Burnout Syndrome

Jika burnout syndrome dibiarkan terlalu lama tanpa penanganan, kehidupan kerja dan pribadimu akan terganggu. Setelah kamu mengonfirmasi apakah kamu mengalami burnout syndrome berdasarkan gejala-gejala sebelumnya, kamu perlu melakukan penanganan sindrom burnout.

Penanganan burnout yaitu sebagai berikut:

  1. Membuat batasan

Apakah kamu sering merasa tidak enak hati saat menolak permintaan orang lain? Jika iya, kamu bisa mulai belajar untuk mengurangi hal tersebut.

Tidak ada salahnya untuk mengatakan ‘tidak’. Menolak permintaan orang lain tidak menjadikanmu orang yang egois. Sekali-kali, kamu juga harus mempertimbangkan kemampuanmu.

  1. Tidak sungkan meminta bantuan pada orang lain

Kamu tidak bisa mengerjakan semuanya sendiri. Terkadang, kamu harus berani meminta bantuan. Jika kamu meminta, besar kemungkinan orang lain akan membantumu.

  1. Berteman dengan rekan kerja

Kamu mungkin hanya menganggap teman kantor sebagai kenalan semata. Padahal, tidak ada salahnya untuk menjalin pertemanan dengan mereka. Batasi pertemanan dengan rekan kerja yang baik. Dengan memiliki teman, kamu akan merasa senang dan nyaman saat bekerja.

  1. Melakukan hobi

Bosan dengan rutinitas kerja? Kamu mungkin butuh aktivitas lain, seperti melakukan hobi. Sisipkanlah waktu sejenak setiap akhir pekan untuk melakukan hal yang kamu suka.

Kamu juga bisa bergabung dengan komunitas hobi. Dengan menghabiskan awaktu bersama teman-teman yang memiliki minat yang sama, rasa tak nyaman yang kamu alami terhadap pekerjaan akan teralihkan.

  1. Mengubah cara pandang terhadap pekerjaan

Burnout bisa terjadi karena kamu tidak menyukai pekerjaanmu. Namun, terkadang kamu harus berdamai dengan keadaan. 

Dalam pekerjaan yang membosankan, kamu tetap bisa menemukan satu hal kecil yang membuatmu senang. Misalnya, kamu suka pemandangan gedung-gedung tinggi dari kantormu atau waktu bercerita dengan teman sekantor. Hal-hal kecil seperti itu bisa membuatmu bertahan.

  1. Melakukan kegiatan santai

Agar stresmu dapat teralihkan, kamu bisa mencoba melakukan kegiatan santai. Misalnya meditasi atau yoga. Selain itu, kamu juga bisa beristirahat dari teknologi. Tutup laptop dan matikan ponselmu agar kamu bisa bersantai.

  1. Menjalani gaya hidup sehat

Gaya hidup sehat menghasilkan pikiran yang sehat. Olahraga rutin, tidur cukup, dan mengonsumsi makanan bergizi bisa membantu menangani stres karena burnout syndrome. 

Hindari makanan dan minuman mengandung banyak gula, karbohidrat, dan kafein. Sebab ketiga zat tersebut bisa memengaruhi hormon dan suasana hati. Selain itu, kamu juga harus menghindari alkohol dan rokok karena bisa menyebabkan anxiety.

Burnout syndrome membawa masalah bagi pekerjaan, tetapi bisa kamu atasi jika tahu cara penanganannya. Setelah kamu membaca artikel ini dan menerapkan cara-cara mengatasi burnout syndrome, kamu akan merasa lebih baik.

Ketahui Apa Saja Penyebab Haid Tidak Lancar

Bagi wanita, jadwal periode haid atau menstruasi menjadi satu hal penting yang harus diperhatikan. Bukan hanya masalah haid tidak lancar atau tidak teratur, setiap perubahan yang terjadi bisa menggambarkan kondisi kesehatan tubuh, sehingga harus benar-benar memahami.

Umumnya periode haid setiap 25 sampai 35 hari setelah haid sebelumnya berjalan, tidak terpatok 30 hari. Bila setiap bulannya rutinitas tersebut tidak berjalan normal, berarti ada penyebab haid tidak lancar atau pemicu yang membuatnya terganggu. Hal ini pun akan menjadi serius karena bisa berupa gejala penyakit kronis.

Mengapa Haid Tidak Lancar dan Apa Penyebabnya?

Selain kesehatan fisik, kesehatan mental pun bisa berperan penting terhadap lancarnya menstruasi setiap bulan. Berikut beberapa penyebab haid keluar tidak teratur.

  1. Gejala PCOS

Sedang bingung karena tidak haid hingga lebih dari 2 bulan, tapi tidak dalam program hamil? Bisa saja gangguan periode tersebut merupakan gejala PCOS. Apa itu PCOS? Sindrom Ovarium Polikistik umum memicu ketidaknormalan siklus menstruasi.

Sindrom ini dipicu oleh kelainan hormon, serta kelainan sistem metabolisme. Wanita yang menderita PCOS di dunia sendiri sangat banyak dengan kondisi berbeda-beda.

  1. Gangguan Tiroid

Tidak lancarnya menstruasi bulanan bisa juga disebabkan gangguan pada tiroid. Tiroid merupakan kelenjar dalam tubuh yang memiliki peran penting dalam sistem metabolisme. Bukan hanya gangguan pada siklus haid, gangguan tiroid biasanya menimbulkan gejala lain yang sangat mengganggu.

Mulai dari kerontokan rambut, kenaikan berat badan drastis, munculnya jerawat dalam jumlah banyak, kulit kering, tubuh yang mudah lelah, dan keluarnya darah haid yang sangat banyak tidak seperti biasanya.

  1. Perubahan Hormon

Perubahan hormon menjadi salah satu alasan haid tidak teratur dan dialami banyak wanita. Dua di antaranya ada hormon estrogen progesteron yang memiliki peran penting dalam kelancaran berjalannya siklus haid.

Terdapat banyak faktor yang memicu perubahan hormon, seperti alami stress, kondisi mental yang tidak stabil, kelelahan, obesitas, dan terlalu kurus. Perubahan hormon ini lebih banyak dialami oleh wanita yang memasuki usia remaja hingga dewasa muda.

  1. Pemakaian KB

Menstruasi tidak teratur sering pula dialami wanita yang baru memasang alat KB. Pemakaian alat KB memicu keluarnya flek atau darah menstruasi yang lebih banyak dari biasanya hingga berhari-hari.

Konsultasi dengan dokter terkait untuk menghindari kondisi lebih parah atau kondisi tidak normal. Terkadang alat KB yang dipasangkan bisa saja kurang tepat atau salah, sehingga menyebabkan keluarnya flek terus-menerus.

  1. Pola Hidup Tidak Sehat

Terbiasa begadang, malas bergerak aktif, dan konsumsi asupan tidak sehat pun sangat memungkinkan membuat periode mens tidak normal. Mengkonsumsi rokok, alkohol, serta kafein secara berlebihan juga menjadi pola hidup tidak sehat.

  1. Gejala Kista

Penyebab selanjutnya yaitu adanya kista di area rahim. Menstruasi tidak lancar karena tumbuhnya kista ini bisa menurunkan kesuburan dan menghambat program kehamilan. Untuk hilangkan kista dibutuhkan rangkaian pengobatan, maupun operasi.

  1. Menderita Penyakit Kronis

Penyakit kronis seperti kanker rahim, atau jenis penyakit lain yang mengganggu sistem metabolisme tubuh dan hormon menjadi penyebab lainnya. Contoh lain adalah penyakit diabetes yang mana membuat gula darah tidak normal, sehingga mengganggu kerja hormon.

Mengatasi haid tidak lancar bisa dengan cara alami seperti konsumsi asupan bernutrisi dan jalani pola hidup sehat. Pada beberapa kasus, mens yang tidak teratur butuh penanganan dari dokter spesialis. Termasuk terapi hormon dan konsumsi obat-obatan khusus.

Wajah Jerawatan, Amankah Pil KB Untuk Jerawat?

Jerawat merupakan kondisi wajar yang bisa dialami oleh siapa saja. Masalah ini bisa diatasi dengan berbagai cara seperti penggunaan skincare yang sering dijadikan solusi. Namun, tahukah kamu jika pil KB juga bisa mengatasi jerawat?

Ternyata pil KB juga bisa menyembuhkan jerawat, loh. Lantas, bagaimana cara penggunaan pil KB untuk jerawat? Baca ulasan di bawah ini untuk tahu metode yang benar penggunaan pil KB.

Mitos dan fakta pil KB untuk jerawat

Pil KB sering digunakan sebagai metode kontrasepsi hormonal dan bisa mengatasi beberapa masalah kesehatan seperti PCOS, nyeri perut haid, dan endometriosis. 

Meski pil KB dikenal memiliki banyak manfaat, namun banyak orang yang mengira bahwa pil KB bisa menimbulkan jerawat. Padahal, pil KB justru membantu menghilangkan jerawat. Beberapa manfaat lainnya yaitu:

  • Mengurangi efek peradangan
  • Mengurangi flare-ups
  • Mengurangi tingkat keparahan jerawat

Faktanya, jerawat disebabkan oleh produksi minyak dan sebum yang berlebihan sehingga menyumbat pori-pori bersama kotoran dan sel kulit mati yang memicu munculnya jerawat. Selain itu, terdapat beberapa pemicu jerawat lainnya yaitu pemakaian make-up yang tidak cocok, efek samping penggunaan obat, dan perubahan hormonal karena pubertas. 

Kondisi jerawat dengan pil KB

Menurut studi, terapi hormonal bisa dilakukan oleh wanita yang memiliki jerawat parah pada area leher, wajah, dada, dan rahang apabila metode lain tidak berhasil dilakukan seperti pemberian antibiotik topikal.

Terapi hormonal dengan tambahan pil KB bisa mengurangi jerawat jika memiliki kelainan kadar hormon androgen yang tinggi sehingga memicu produksi sebum dan pertumbuhan sel kulit sekaligus folikel rambut.

Pil KB yang dianjurkan digunakan untuk mengatasi jerawat adalah pil KB yang mengandung kombinasi progestin dan estrogen di dalamnya. Sebab pil KB yang mengandung progesteron justru dapat memicu timbulnya jerawat.

Menurut badan pengawas obat dan makanan Amerika, menyetujui penggunaan pil KB sebagai obat jerawat jika minimal berusia 14 atau 15 tahun, telah menstruasi, dan membutuhkan kontrasepsi hormonal. Hasil akan terlihat setelah 2 hingga 3 bulan penggunaan pil KB 

Amankah pil KB untuk jerawat?

Pil KB dinilai aman sebagai solusi mengatasi jerawat. Sayangnya, obat ini tidak cocok untuk semua wanita, Pil KB juga memiliki efek samping, yaitu:

  • Nyeri perut
  • Mual
  • Pusing
  • Nyeri kepala
  • Perut kembung
  • Muntah
  • Siklus menstruasi tidak teratur
  • Perubahan suasana hati
  • Melasma
  • Muncul bercak darah
  • Nyeri payudara
  • Pingsan
  • Berat badan tidak stabil

Kandungan dalam pil KB

Dalam pil KB terdapat beberapa kandungan yang baik untuk mengatasi jerawat, kandungan tersebut meliputi:

  • Kombinasi estrogen dan progesteron
  • Kombinasi etinil estradiol dan norethindrone
  • Kombinasi etinil estradiol dan norgestimate
  • Kombinasi etinil estradiol dan drospirenone

Tips mengkonsumsi pil KB untuk jerawat

Supaya kamu tidak salah konsumsi untuk mencegah dari jerawat yang parah, terapkan tips-tips berikut ini:

  • Mengikuti instruksi dokter
  • Bersabar menunggu hasil
  • Berkonsultasi dengan dokter kulit secara rutin
  • Menjaga pola tidur
  • Menjaga pola makanan

Nah, demikian penjelasan mengenai penggunaan pil KB untuk jerawat. Ternyata pil KB aman digunakan sebagai solusi mengatasi jerawat.

Penjelasan tentang Bintik Merah pada Kulit Bayi

Bintik merah pada kulit bayi tentu membuat para orang tua khawatir. Beberapa orang tua mungkin berpikir bahwa buah hatinya mengalami penyakit yang serius. Berikut ini adalah beberapa hal mengenai bintik merah pada kulit bayi yang perlu diketahui oleh setiap orang tua.

Ada beberapa hal yang mungkin menjadi gejala atau tanda ketika bintik merah pada kulit bayi kamu. Berikut ini adalah kondisi kesehatan tertentu yang berkaitan dengan bintik merah tersebut.

1. Jerawat Bayi

Jerawat pada bayi biasanya muncul dan berkembang sekitar 2-4 minggu setelah bayi tersebut lahir. Jerawat ini biasanya ditandai dengan adanya benjolan kecil atau bintik merah atau putih yang muncul di hidung, pipi, dan dahi bayi. Pada umumnya, jerawat bayi akan hilang dengan sendirinya dalam waktu sekitar 3 sampai dengan 4 bulan tanpa meninggalkan bekas di kulit.

Jerawat ini biasanya bisa sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan. Selain itu, fakta lain yang perlu kamu ketahui tentang jerawat ini adalah ia biasa disebut dengan jerawat neonatal dan biasa terjadi pada sekitar 20% bayi yang baru lahir. Jerawat bayi diketahui berbeda dengan jerawat infantil di mana komedo atau blackheads tidak muncul pada jerawat bayi.

Jerawat yang ditandai dengan adanya bintik merah pada kulit bayi ini biasanya hanya terjadi pada beberapa bulan pertama pada kehidupan bayi. Akan tetapi, jerawat infantil bisa bertahan hingga anak berusia 2 tahun. Jerawat infantil ini jauh lebih jarang terjadi daripada jerawat bayi.

Sampai saat tulisan ini dibuat, belum ada penjelasan yang rinci mengapa jerawat bayi bisa berkembang. Namun, beberapa peneliti percaya bahwa jerawat bayi ini disebabkan oleh hormon ibu ataupun hormon bayi itu sendiri.

Jerawat bisa menjadi lebih terasa jika bayi sedang rewel atau menangis. Kain kasar juga disebut bisa mengiritasi jerawat, seperti halnya air liur atau muntahan yang tertinggal di wajah.

Pada umumnya, tanda bintik merah pada kulit bayi ataupun gejala lain yang disebabkan oleh adanya jerawat bayi bisa diredakan dengan perawatan rumah yang teratur. Perawatan tersebut dapat berupa mencuci wajah bayi setiap hari dengan air hangat. Selain itu, orang tua juga bisa mencoba menggunakan sabun dengan bahan yang lembut dan tak beraroma.

Baca juga: Inversio uteri adalah

2. Ruam Panas Bayi

Ruam panas bayi (baby heat rash) biasanya terjadi ketika kelenjar keringat bayi mengalami penyumbatan dan menjebak keringat di bawah kulit. Kondisi ini paling sering nampak dan terlihat dalam cuaca hangat atau ketika bayi menggunakan pakaian yang berlebihan.

Gejala ruam panas ini bisa terlihat dalam berbagai bentuk. Gejala pertama adalah adanya benjolan ataupun bintik merah pada kulit bayi. Biasanya, benjolan atau bintik merah pada kulit bayi ini muncul di bagian bahu, kepala, leher, hingga dada bayi. Selain itu, ruam panas bisa menyebabkan rasa gatal pada bagian kulit bayi yang teriritasi.

Kamu bisa mencegah terjadinya ruam panas pada bayi dan menghindari gejalanya, seperti bintik merah pada kulit bayi, dengan cara memberikan pakaian yang lebih ringan untuk memastikan bayi tidak terlalu kepanasan. Selain itu, pastikan udara di sekitar bayi tetap sejuk, aman, dan nyaman.

Apabila ruam panas sudah terjadi dan sudah muncul gejala bintik merah pada kulit bayi, maka kamu bisa menggunakan sabun pembersih kulit sensitif untuk bayi ketika mandi. Apabila kondisi tidak membaik, kamu bisa mengonsultasikan kondisi tersebut kepada dokter.

Bisa Menurunkan Berat Badan, Simak 5 Manfaat Timun Bagi Kesehatan!

Tidak sedikit orang-orang menyukai lalapan terutama timun karena sangat cocok dikombinasikan dengan makanan apapun. Rasanya yang menyegarkan bisa menjadi alternatif sebagai pencuci mulut setelah makan makanan berat.

Siapa sangka, jika timun yang biasa pada lalapan memiliki banyak nutrisi, loh. Kamu akan memperoleh banyak manfaat yang sangat menguntungkan bagi tubuh dan kesehatanmu. Temukan manfaat timun untuk kesehatan bawah ini, yuk!

Mengenal timun

Menurut penelitian, timun atau mentimun ditemukan di daerah Asia yaitu India tepatnya di lereng gunung Himalaya. Namun, sebagian ahli mengemukakan bahwa timun bukan dari India melainkan dari Cina karena timun telah dikenal sebelum Masehi.

Di Indonesia, timun mudah subur di daerah mana saja termasuk dataran rendah. Awalnya, tanaman timun ada di Aceh, Bengkulu, dan Jawa. Seiring bertambahnya waktu, tanaman timun makin meluas hingga segala penjuru nusantara.

Kandungan nutrisi timun

Dibalik kesegaran timun terdapat nutrisi melimpah, loh. Apa saja kandungan nutrisi di dalam timun? Berikut adalah nutrisi pada timun:

  • Kalium: 57,1 mg
  • Folat: 7 mcg
  • Vitamin C: 1 mg
  • Karbohidrat: 1,4 gr
  • Serat: 0,3 gr
  • Kalori: 8
  • Air: 97,9 gr
  • Vitamin K: 16,4 mcg
  • Beta karoten: 314 mcg
  • Fosfor: 95 gr

Manfaat timun untuk kesehatan

Setelah kamu mengetahui nutrisi yang ada pada timun, yuk simak manfaat melimpah dari timun yang akan kamu peroleh!

  1. Menjaga kesehatan pencernaan

Timun memiliki nilai serat yang tinggi sehingga bisa menyehatkan usus dan buang air besar menjadi teratur. Serat yang baik pada timun dapat menjaga kualitas pencernaan usus yang dapat membuat tubuh kamu menjadi lebih sehat.

  1. Merawat kulit

Timun memiliki kandungan antioksidan serta vitamin tinggi yang sangat baik untuk mencerahkan kulit, merawat kulit berminyak, melembabkan wajah, dan mengurangi radang pada kulit. 

  1. Menguatkan tulang

Menurut penelitian, vitamin K dan kalsium pada timun dapat memperkuat tulang yang sangat direkomendasikan bagi menopause atau memiliki masalah pada tulang.

  1. Menurunkan berat badan

Kadar air serta serat yang tinggi pada timun sangat cocok bagi kamu yang ingin menurunkan berat badan. Timun akan membantu kamu kenyang lebih lama dan mengurangi nafsu makan berlebihan.

  1. Mengontrol tekanan darah

Timun juga berfungsi untuk mengontrol tekanan darah sehingga kamu bisa tercegah dari risiko penyakit darah tinggi maupun darah rendah.

Cara Membuat Infused Water

Saat ini kamu telah paham berbagai manfaat timun bagi kesehatan, bukan? Nah, sekarang kamu harus tahu cara mengkonsumsi timun dengan tepat agar manfaat-manfaat di atas bisa kamu rasakan secara maksimal. 

Caranya adalah dengan membuat infused water campuran dari timun, lemon, teh hijau, dan jeruk nipis. Di bawah ini adalah bahan yang harus kamu persiapkan dan cara membuatnya. 

Bahan-bahan:

  • 1 liter air berkarbonasi
  • 1 liter air hangat
  • 2 buah lemon
  • 2 kantong teh hijau
  • Mint
  • 1/4 mentimun yang diiris tipis
  • 2 jeruk nipis

Cara membuat:

  • Rendam daun mint dan teh celup pada air hangat selama 10 menit
  • Tuangkan perasan air lemon dan jeruk nipis 
  • Campur semua bahan di atas
  • Setelah tercampur, tuangkan irisan timun
  • Infused water bisa kamu nikmati

Rahasia Kulit Cantik ala Korea: Panduan Skincare Routine yang Simpel dan Efektif

Kecantikan kulit ala Korea telah menjadi sorotan global, dan banyak orang terpesona oleh kulit yang berseri-seri dan terawat dengan baik yang dimiliki oleh wanita Korea. Mereka dikenal memiliki pendekatan yang komprehensif terhadap perawatan kulit, yang dikenal sebagai “skincare routine Korea.”

Skincare Routine Korea

Dalam artikel ini, kita akan membahas langkah-langkah sederhana yang dapat Anda ikuti untuk mencapai kulit yang sehat dan cantik seperti wanita Korea.

1. Pembersihan (Cleansing)

Skincare routine Korea dimulai dengan langkah pembersihan yang teliti untuk menghilangkan kotoran, minyak berlebih, dan makeup yang dapat menyumbat pori-pori. Gunakan pembersih ringan yang cocok untuk jenis kulit Anda. Langkah ini dilakukan pada pagi dan malam hari.

2. Double Cleansing

Double cleansing adalah metode unik yang menjadi ciri khas skincare Korea. Setelah menggunakan pembersih berbasis minyak untuk menghilangkan makeup dan kotoran, langkah berikutnya adalah menggunakan pembersih berbasis air untuk membersihkan kulit secara menyeluruh. Double cleansing membantu menjaga pori-pori tetap bersih dan mencegah timbulnya jerawat.

3. Exfoliation (Pengelupasan)

Pengelupasan adalah langkah penting dalam skincare routine Korea yang bertujuan menghilangkan sel-sel kulit mati dan merangsang regenerasi kulit baru. Gunakan exfoliator yang lembut 1-2 kali seminggu untuk menghindari iritasi. Ini dapat membantu kulit menjadi lebih halus dan cerah.

4. Toning (Pemakaian Toner)

Toner dalam skincare routine Korea memiliki peran penting untuk mengembalikan keseimbangan pH kulit dan memberikan hidrasi tambahan. Pilih toner yang tidak mengandung alkohol dan memiliki bahan-bahan yang melembapkan.

5. Essence (Essens)

Essence adalah produk yang kaya akan nutrisi dan memiliki tekstur lebih ringan daripada serum. Ini membantu meningkatkan kelembapan kulit dan mempersiapkannya untuk menerima produk perawatan kulit berikutnya. Aplikasikan dengan menepuk-nepuk lembut pada wajah.

6. Serum

Serum mengandung bahan-bahan konsentrat yang dirancang untuk menargetkan masalah kulit tertentu, seperti penuaan dini, hiperpigmentasi, atau kekeringan. Pilih serum sesuai dengan kebutuhan kulit Anda dan terapkan sebelum menggunakan pelembap.

7. Sheet Mask (Masker Lembaran)

Masker lembaran adalah langkah yang menyenangkan dalam skincare routine Korea. Pilih masker dengan bahan yang sesuai dengan kondisi kulit Anda, seperti hyaluronic acid untuk hidrasi tambahan. Biarkan masker bekerja selama 15-20 menit untuk manfaat maksimal.

8. Eye Cream (Krim Mata)

Krim mata membantu merawat kulit di sekitar mata yang lebih sensitif dan rentan terhadap tanda-tanda penuaan. Gunakan eye cream setiap malam sebelum tidur dengan cara menepuk-nepuk lembut.

9. Moisturizing (Pelembapan)

Pelembap membantu menjaga kelembapan kulit dan melindungi dari kekeringan. Anda bisa memilih pelembap yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Oleskan setelah serum atau essence.

10. Sunscreen (Tabir Surya)

Skincare routine Korea tidak lengkap tanpa tabir surya. Paparan sinar matahari berlebih dapat menyebabkan kerusakan kulit dan penuaan dini yang berbahaya. Anda bisa menggunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 setiap pagi, bahkan saat berada di dalam ruangan.

Penutup

Skincare routine Korea menawarkan pendekatan yang holistik dan fokus pada pencegahan. Meskipun memiliki langkah-langkah yang lebih banyak dibandingkan dengan rutinitas kecantikan biasa, konsep ini telah membuktikan keefektifannya dalam mencapai kulit yang sehat dan berseri-seri.

Penting untuk mencoba dan menyesuaikan produk skincare dengan jenis kulit dan kebutuhan individu Anda. Selalu perhatikan reaksi kulit dan konsultasikan dengan ahli kecantikan jika perlu. Dengan skincare routine yang tepat, kulit cantik ala Korea bisa menjadi kenyataan untuk semua orang.

Otitis Media: Mengenal, Mencegah, dan Mengatasi Infeksi Telinga

Otitis media mungkin terdengar asing, tetapi sebenarnya, ini adalah salah satu masalah kesehatan telinga yang cukup umum terjadi, terutama pada anak-anak.

Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang otitis media, termasuk definisi, penyebab, gejala, pencegahan, dan pengobatan. Mari kita memahami lebih jauh mengenai masalah kesehatan telinga yang satu ini.

Apa itu Otitis Media?

Otitis media adalah istilah medis yang merujuk pada peradangan atau infeksi pada telinga bagian tengah. Kondisi ini umumnya terjadi ketika cairan menumpuk di belakang gendang telinga, menciptakan lingkungan yang ideal untuk pertumbuhan bakteri atau virus.

Penyebab Otitis Media

  1. Infeksi Bakteri atau Virus: Umumnya, otitis media disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus, terutama setelah pilek atau flu.
  2. Masalah Saluran Telinga: Ketidaknormalan dalam saluran telinga, seperti sumbatan yang dapat menyebabkan penumpukan cairan.
  3. Paparan Asap Rokok: Anak-anak yang terpapar asap rokok memiliki risiko lebih tinggi mengalami otitis media.
  4. Faktor Lingkungan: Lingkungan yang berdebu atau alergen tertentu juga dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi telinga.

Gejala Otitis Media

  1. Nyeri Telinga: Rasa sakit atau ketidaknyamanan di telinga yang bisa berlangsung hingga beberapa hari.
  2. Demam: Infeksi telinga sering disertai demam.
  3. Hilangnya Pendengaran Sementara: Penumpukan cairan dapat menyebabkan penurunan pendengaran sementara.
  4. Iritabilitas pada Bayi dan Anak-anak: Anak-anak mungkin menunjukkan gejala iritabilitas atau kesulitan tidur.
  5. Cairan yang Keluar dari Telinga: Pada beberapa kasus, cairan atau nanah dapat keluar dari telinga.

Pencegahan Otitis Media

  1. Vaksinasi: Memastikan anak-anak mendapatkan vaksinasi rutin dapat membantu mencegah infeksi yang dapat menyebabkan otitis media.
  2. Hindari Paparan Asap Rokok: Menghindari paparan asap rokok dapat mengurangi risiko infeksi telinga.
  3. Praktik Kebersihan: Membiasakan anak-anak untuk mencuci tangan secara teratur dapat membantu mencegah penyebaran infeksi.
  4. Menjaga Kesehatan Saluran Telinga: Hindari penggunaan benda-benda tajam atau kotor dalam membersihkan telinga.

Pengobatan Otitis Media

  1. Obat Pereda Nyeri: Penggunaan obat pereda nyeri seperti parasetamol atau ibuprofen dapat membantu mengurangi rasa sakit.
  2. Antibiotik: Jika infeksi pada telinga disebabkan oleh bakteri, maka dokter mungkin akan meresepkan antibiotik.
  3. Penggunaan Tetes Telinga: Untuk membantu mengatasi penumpukan cairan.
  4. Terapi Panas: Pemberian kompres hangat pada telinga dapat memberikan bantuan.

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

Jika Anda atau anak Anda mengalami gejala otitis media, segera hubungi dokter jika:

  • Gejala berlangsung lebih dari beberapa hari.
  • Muncul nanah dari telinga.
  • Terjadi penurunan pendengaran yang signifikan.
  • Nyeri telinga sangat parah.

Kesimpulan

Otitis media adalah masalah kesehatan telinga yang dapat diatasi dengan perawatan yang tepat. Penting untuk memahami gejala dan faktor risiko, serta segera mendapatkan perawatan medis jika diperlukan.

Dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, kita dapat mengurangi risiko terjadinya otitis media pada diri sendiri dan keluarga.

Cara Nikah Beda Agama, Begini Melawan Benteng yang Tinggi!

Cinta tak mengenal batas, bahkan ketika berhadapan dengan perbedaan keyakinan agama. Bagi pasangan yang memilih untuk menikah beda agama, langkah ini bisa menjadi tantangan dan keputusan yang matang. Simak panduan lengkap cara menikah beda agama berikut, disajikan dalam bahasa yang mudah dipahami.

Cara Menikah dengan Beda Agam

1. Pahami Nilai-Nilai dan Keyakinan Pasangan

Langkah pertama sebelum memutuskan menikah beda agama adalah memahami nilai-nilai dan keyakinan agama pasangan. Diskusikan secara terbuka mengenai ritual, perayaan keagamaan, dan praktek spiritual yang penting bagi keduanya. Hal ini membantu membangun pemahaman yang kuat dan menghormati perbedaan.

2. Komunikasi Terbuka dengan Keluarga

Komunikasi yang terbuka dan jujur dengan keluarga adalah kunci penting dalam menangani perkawinan lintas agama. Diskusikan niat baik dan komitmen untuk saling menghormati antaranggota keluarga. Persiapkan mereka secara mental dan berikan waktu bagi keluarga untuk menerima keputusan ini.

3. Pilih Lokasi yang Toleran

Penting untuk mempertimbangkan lokasi tempat tinggal yang toleran terhadap perbedaan agama. Beberapa komunitas mungkin lebih terbuka dan ramah terhadap pasangan beda agama. Ini dapat mengurangi potensi konflik sosial dan memberikan dukungan lebih lanjut bagi pasangan.

4. Educate Yourself

Pengetahuan tentang agama pasangan adalah kunci untuk membangun pemahaman yang lebih baik. Pelajari lebih lanjut tentang ritual, tradisi, dan nilai-nilai agama pasangan. Ini akan membantu mencegah misinterpretasi dan meningkatkan rasa saling menghormati.

5. Buat Kesepakatan Bersama Mengenai Anak-Anak

Jika pasangan berencana memiliki anak, penting untuk membuat kesepakatan bersama mengenai agama anak-anak. Diskusikan bagaimana nilai-nilai agama akan diterapkan dalam pendidikan anak-anak. Kesepakatan ini membantu menciptakan lingkungan yang konsisten dan positif bagi perkembangan anak.

6. Temukan Titik Persamaan

Meskipun berbeda agama, mencari titik persamaan dalam nilai-nilai moral dan etika dapat menjadi landasan yang kuat untuk perkawinan. Fokus pada nilai-nilai yang dianggap penting oleh keduanya, seperti cinta, kasih sayang, dan komitmen, dapat memperkuat ikatan hubungan.

7. Konsultasi dengan Pemimpin Agama

Bergabung dengan konsultasi bersama pemimpin agama dari masing-masing agama pasangan dapat memberikan wawasan dan pandangan yang berharga. Pemimpin agama dapat memberikan nasihat moral dan spiritual, serta membantu menemukan solusi yang memadai untuk menjalani kehidupan berumah tangga yang harmonis.

8. Bangun Pilar Kepercayaan dan Pengertian

Pilar kepercayaan dan pengertian harus diperkuat dalam hubungan ini. Buka diri untuk saling mengenal lebih dalam, dan berbagi pengalaman spiritual masing-masing. Ini membantu meningkatkan keintiman dan mengurangi ketidakpastian.

9. Hadapi Tantangan Bersama-sama

Tantangan akan selalu muncul dalam setiap hubungan, terlebih lagi yang beda agama. Hadapilah tantangan bersama-sama sebagai tim. Komunikasikan perasaan, kekhawatiran, dan harapan dengan terbuka. Menghadapi masalah bersama dapat memperkuat ikatan pasangan.

10. Perhatikan Hikmah dari Perbedaan Agama

Perbedaan agama juga bisa menjadi sumber kekayaan dan keberagaman. Lihatlah hikmah dan pelajaran yang bisa diambil dari perbedaan ini. Ini dapat memperluas pandangan dunia, meningkatkan toleransi, dan memberikan kedalaman pada hubungan.

11. Jangan Memaksakan Konversi Agama

Memaksa pasangan untuk berpindah agama hanya dapat menyebabkan ketidakbahagiaan dan ketegangan. Setiap orang memiliki kebebasan dalam memilih keyakinannya. Jangan pernah memaksakan konversi agama, karena ini dapat merusak dasar kejujuran dalam hubungan.

12. Selalu Evaluasi dan Komunikasikan

Setelah menikah, selalu lakukan evaluasi dan komunikasikan perasaan masing-masing secara teratur. Pastikan untuk tetap terbuka terhadap perubahan dan berkembang bersama sebagai pasangan yang lebih dewasa.

Menikah beda agama memang bisa menjadi perjalanan yang penuh liku-liku, namun dengan komitmen dan niat baik, banyak pasangan yang berhasil menjalani perkawinan yang bahagia dan harmonis. Yang terpenting adalah terus memperkuat fondasi cinta dan saling menghormati satu sama lain.

Tags:

Berapa Banyak Kalori Sushi? Cari Tahu di Sini!

Bicara soal makanan khas Jepang, tentu sushi tidak boleh ketinggalan. Namun bagi kamu yang sedang diet, pembicaraan tentang sushi juga harus melibatkan kalori sushi. Ini penting karena kamu perlu menghitung asupan kalori setiap hari ketika diet.

Lantas, berapa sebenarnya kalori sushi? Apakah makanan yang berukuran kecil ini memiliki banyak atau sedikit kalori? Temukan jawabannya di artikel ini!

Kalori Sushi

Ada banyak tipe sushi yang memiliki perbedaan kalori. Berikut ini adalah kalori dari beragam tipe sushi:

Sushi Tuna atau Salmon

Seperti namanya, sushi tuna atau salmon mengandung antara kedua jenis ikan ini. Biasanya, gulungan sushi tuna atau salmon juga dilengkapi dengan cuka, alpukat, mentimun, saus pedas, dan biji wijen.

Satu gulungan sushi yang berisi tuna mengandung 350 kalori, 15 gram lemak, 33.4 gram karbohidrat, dan 15 gram protein. Sementara itu, satu gulungan sushi yang mengandung salmon memiliki 380 kalori, 12 gram lemak, 48 gram karbohidrat, dan 12 gram protein.

California Roll

California roll adalah jenis sushi yang terdiri atas kani atau crabstick, mentimun, dan alpukat. Gulungan sushi ini dibungkus oleh nori.

Satu california roll yang dapat dibagi menjadi 6 potong memiliki kalori sebesar 255. Selain itu, gulungan sushi ini juga memiliki 7 gram lemak, 38 gram karbohidrat, 5.8 gram serat, dan 9 gram protein.

Sushi Tempura

Tempura adalah istilah bahasa Jepang untuk menyatakan makanan yang digoreng. Tempura yang paling sering ditemui adalah tempura udang atau sayur-sayuran.

Sushi tempura biasanya menggunakan udang goreng. Sebelum digoreng, udang dicelupkan ke dalam adonan tepung terigu, telur, dan tepung roti terlebih dahulu. Ketika akan dihidangkan, tempura udang disajikan dengan saus yang dibuat dari kecap asin, gula, dan mirin atau arak beras.

Sushi tempura akan menambahan rasa garing ketika kamu makan sushi. Satu gulungan penuh sushi tempura memiliki 508 kalori, 21 gram lemak, 64 gram karbohidrat, 4.5 gram serat, dan 20 gram protein. Kalorinya cukup besar dibandingkan dengan jenis sushi lainnya.

Sushi Alpukat

Sushi alpukat atau avocado roll mengandung ikan mentah, alpukat, acar jahe, biji wijen, dan sedikit wasabi. Sushi ini juga dibungkus dengan nori.

Meski demikian, tak semua sushi alpukat mengandung ikan mentah. Ada pula pilihan vegetarian yang tidak melibatkan ikan sebagai isian sushi.

Secara umum, satu gulungan sushi alpukat yang bisa dipotong menjadi 6 bagian memiliki 140 kalori sushi, 5.7 gram lemak, 28 gram karbohidrat, 5.8 gram serat, dan 2.1 gram protein.

Sushi Mentimun

Sushi mentimun disebut juga dengan kappa maki. Sushi ini berisi mentimun, alpukat, lobak, dan saus pedas atau saus ponzu.

Pada beberapa sushi mentimun, ada pula yang memasukkan tuna mentah atau crabstick. Namun, banyak pula yang tidak memasukkan makanan dari daging hewan sama sekali.

Sushi yang ramah untuk vegetarian ini memiliki 136 kalori, 0 gram lemak, 30 gram karbohidrat, 3.5 gram serat, dan 6 gram protein. Semua kandungan yang telah disebutkan merupakan nutrisi satu gulungan sushi mentimun.

Sushi Tobiko

Tobiko adalah telur ikan terbang atau flying fish. Telur ikan ini berbentuk bulat kecil dan berwarna oranye. Rasanya pun renyah.

Sushi tobiko adalah sushi yang mengandung telur ikan terbang. Biasanya, sushi tobiko juga disertai dengan telur puyuh mentah.

Sushi tobiko dan telur puyuh mentah yang berbentuk satu gulungan mengandung 274 kalori, 1.8 gram lemak, 8.2 gram karbohidrat, 1.3 gram serat, dan 10.4 gram protein.

Sushi Unagi

Unagi adalah bahasa Jepang untuk belut. Oleh karena itu, sushi unagi merupakan sushi yang terdiri dari belut dan bahan pelengkap lainnya seperti alpukat.

Satu gulungan penuh sushi unagi mengandung 372 kalori, 17 gram lemak, 31 gram karbohidrat, 5.8 gram serat, dan 20 gram protein.

Itulah kalori sushi yang perlu kamu ketahui jika sedang diet. Kalau kamu ingin tetap mengonsumsi sushi ketika diet, pilihlah sushi yang memiliki kalori rendah, ya!

Sumber:

https://www.sushifaq.com/calories-in-sushi/

https://www.healthline.com/nutrition/sushi-calories